Home News AKTA Desak Oknum F Klarifikasi Polemik Stadion Teladan, Rico Waas Jangan Dijadikan Sasaran Opini Neg

AKTA Desak Oknum F Klarifikasi Polemik Stadion Teladan, Rico Waas Jangan Dijadikan Sasaran Opini Neg

Aliansi Aktivis Kota (AKTA) menilai polemik masuknya komunitas lari ke rumput utama Stadion Teladan Medan harus diusut tuntas dan meminta pihak yang diduga memberi akses segera buka suara..

37
0
SHARE
AKTA Desak Oknum F Klarifikasi Polemik Stadion Teladan, Rico Waas Jangan Dijadikan Sasaran Opini Neg

Keterangan Gambar : Keterangan Gambar: Ilustrasi suasana Stadion Teladan Medan yang menjadi sorotan publik terkait polemik dugaan pemberian akses komunitas lari ke area rumput utama. AKTA mendesak transparansi serta meminta pihak terkait memberikan klarifikasi agar tidak memunculkan opini negatif terhadap Wali Kota Medan Rico Waas.

WARTALINTASBATAS.MY.ID, MEDAN – Polemik terkait masuknya rombongan komunitas lari ke area rumput utama Stadion Teladan Medan tanpa izin resmi terus memantik perhatian publik. Insiden yang terjadi pada Selasa (2/6/2026) itu kini berkembang menjadi sorotan serius setelah muncul dugaan adanya pihak internal atau oknum tertentu yang disebut memiliki keterkaitan dengan terbukanya akses menuju area steril stadion. Situasi tersebut memunculkan pertanyaan besar mengenai tata kelola, pengawasan, dan mekanisme perizinan fasilitas olahraga milik Pemerintah Kota Medan.

Aliansi Aktivis Kota (AKTA) secara terbuka meminta dugaan keterlibatan oknum berinisial F dalam polemik Stadion Teladan segera dijelaskan kepada masyarakat. Koordinator Pusat AKTA, Arigusti, menegaskan bahwa kegaduhan yang terjadi tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan, terlebih jika opini publik justru diarahkan untuk menyalahkan Wali Kota Medan, Rico Waas. Menurutnya, transparansi menjadi langkah penting guna mencegah berkembangnya spekulasi yang semakin liar.

“Kami meminta pihak yang diduga terlibat untuk memberikan klarifikasi secara terbuka. Jangan sampai persoalan ini justru menyeret nama baik Wali Kota Medan Rico Waas menjadi sasaran kemarahan publik. Jika ada kelalaian prosedur atau pemberian akses yang tidak sesuai aturan, maka pihak terkait harus berani bertanggung jawab,” tegas Arigusti dalam keterangannya.

AKTA menilai Stadion Teladan Medan merupakan aset strategis daerah yang saat ini tengah dipersiapkan untuk mendukung berbagai agenda olahraga penting. Oleh karena itu, pengelolaan stadion, khususnya area rumput utama, dinilai harus dilakukan dengan standar pengawasan yang ketat dan profesional. Publik, kata Arigusti, berhak memperoleh penjelasan mengenai bagaimana komunitas lari dapat memasuki kawasan yang seharusnya steril dan tidak digunakan secara sembarangan.

Lebih jauh, Arigusti menegaskan bahwa substansi utama persoalan bukanlah mencari pihak yang paling mudah disalahkan, melainkan memastikan adanya akuntabilitas dari pihak yang memiliki kewenangan akses. Ia mengingatkan agar polemik Stadion Teladan tidak dimanfaatkan untuk membangun opini negatif terhadap kepemimpinan Rico Waas yang saat ini tengah fokus melakukan pembenahan berbagai fasilitas publik dan olahraga di Kota Medan.

Sebagai bentuk evaluasi, AKTA juga mendesak Pemerintah Kota Medan melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan serta mekanisme penggunaan Stadion Teladan. Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap upaya revitalisasi fasilitas olahraga yang sedang dijalankan di Kota Medan.(WLB/ REL)