Home News GANN Medan Dukung Grand Final Putera Putri Pemulihan Sumut 2026, Generasi Muda Didorong Jadi Garda T

GANN Medan Dukung Grand Final Putera Putri Pemulihan Sumut 2026, Generasi Muda Didorong Jadi Garda T

Ajang Putera Putri Pemulihan Sumatera Utara 2026 di Medan menjadi panggung edukasi anti narkoba bagi pelajar dan mahasiswa, sekaligus memperkuat gerakan penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika..

155
0
SHARE
GANN Medan Dukung Grand Final Putera Putri Pemulihan Sumut 2026, Generasi Muda Didorong Jadi Garda T

Keterangan Gambar : Pengurus DPC GANN Kota Medan berfoto bersama finalis dan pemenang Grand Final Putera Putri Pemulihan Sumatera Utara 2026 di Gedung BBGTK Sumut, Medan, Minggu (17/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye edukasi anti narkoba guna mendorong generasi muda berperan aktif memerangi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah dan kampus.

WARTALINTASBATAS.MY.ID, MEDAN – Komitmen melawan penyalahgunaan narkotika terus digaungkan di Sumatera Utara. DPC Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan Grand Final Pemilihan Putera Putri Pemulihan Sumatera Utara (Sumut) 2026 yang berlangsung di Gedung BBGTK Sumatera Utara, Jalan Kenanga, Medan, Minggu (17/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi Fokus Rehabilitasi Narkotika Sumatera Utara ini dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Ketua DPC GANN Kota Medan yang akrab disapa Papi menegaskan bahwa ajang tersebut bukan sekadar kompetisi pencarian bakat atau duta pemulihan, melainkan gerakan moral untuk membentuk agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, pelajar dan mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan bahaya narkotika, terutama di lingkungan sekolah dan kampus yang rentan menjadi sasaran peredaran gelap narkoba.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan patut diapresiasi karena melibatkan generasi muda secara langsung dalam kampanye tolak narkoba. Mereka bukan hanya peserta, tetapi calon pemimpin masa depan yang harus memiliki keberanian menyuarakan perang melawan narkoba,” ujar Papi. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pengurus GANN Medan turut hadir, di antaranya Wakil Ketua Depin Tanto Ginting, Sekretaris Ray Pitty Siregar, Bendahara Fery Situmeang, Ketua Srikandi Lucy Mardiana, Kadiv Usaha dan Dana R. Maya Sari, serta Kadiv Timsus Maylani Hadi Saputra.

Sementara itu, penggagas kegiatan sekaligus pengasuh Panti Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia, Bung Miftah, menyampaikan bahwa Grand Final Putera Putri Pemulihan Sumut 2026 digelar sebagai upaya edukasi preventif guna menanamkan pemahaman kepada generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Ia menegaskan bahwa meningkatnya peredaran narkoba di lingkungan pendidikan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, sehingga dibutuhkan sinergi antara pemerintah, komunitas, sekolah, kampus, dan keluarga.

Apresiasi juga datang dari perwakilan Dinas Sosial Sumatera Utara yang hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, kegiatan edukatif seperti Pemilihan Putera Putri Pemulihan Sumut sangat relevan untuk dijadikan agenda rutin tahunan karena membawa pesan sosial yang kuat dalam membangun kesadaran kolektif memerangi narkoba. Dukungan sponsor dari televisi swasta hingga brand kosmetik nasional juga menunjukkan tingginya kepedulian berbagai pihak terhadap masa depan generasi muda bebas narkoba.

Sebanyak 28 finalis, terdiri dari 14 peserta putra dan 14 peserta putri dari berbagai sekolah menengah atas dan perguruan tinggi di Medan serta Sumatera Utara, tampil memukau dengan gagasan dan solusi terkait penanggulangan peredaran narkotika. Pada puncak grand final, gelar Putera Pemulihan Sumut 2026 berhasil diraih Muhammad Fadilla dari SMA Negeri 3 Medan, sementara gelar Putri Pemulihan Sumut 2026 diraih Amelia dari STMB Multi Smart Medan. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, peserta, dan pemenang sebagai simbol komitmen bersama menciptakan Sumatera Utara bersih narkoba.(WLB/ RG)