Home News Kadispora dan Ketua KONI Medan Tutup Turnamen Badminton PB Mitra Sporty 2026, Gaungkan Perang Lawan

Kadispora dan Ketua KONI Medan Tutup Turnamen Badminton PB Mitra Sporty 2026, Gaungkan Perang Lawan

Turnamen bulutangkis yang berlangsung 45 hari di Medan Marelan menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus gerakan sosial mencegah narkoba dan judi online di kalangan generasi muda Kota Medan..

73
0
SHARE
Kadispora dan Ketua KONI Medan Tutup Turnamen Badminton PB Mitra Sporty 2026, Gaungkan Perang Lawan

Keterangan Gambar : Kadispora Medan H Tengku Chairuniza bersama Ketua KONI Medan Aswindy Fachrizal, pengurus PB Mitra Sporty Medan, peserta dan tamu undangan berfoto usai penutupan Turnamen Badminton PB Mitra Sporty 2026 di GOR Willy Randi, Medan Marelan, Sabtu (16/5/2026). Turnamen ini menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet muda sekaligus kampanye pencegahan narkoba dan judi online melalui olahraga.

WARTALINTASBATAS.MY.ID, MEDAN – Komitmen menjadikan olahraga sebagai benteng melawan penyalahgunaan narkoba dan maraknya judi online kembali ditegaskan Pemerintah Kota Medan dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Medan, H Tengku Chairuniza S.Sos, MAP, bersama Ketua KONI Medan, Aswindy Fachrizal SE, secara resmi menutup Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan 2026 di GOR Badminton Willy Randi, Jalan Marelan VII Gang Ridho, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (16/5/2026) malam.

Dalam sambutannya, Tengku Chairuniza menegaskan bahwa olahraga harus menjadi gerakan bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman sosial yang semakin mengkhawatirkan, terutama penyalahgunaan narkoba dan judi online. Menurutnya, turnamen olahraga seperti bulutangkis bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter, disiplin, dan mental juara bagi para pemuda. “Mari bersama mendukung kegiatan olahraga agar generasi muda kita terhindar dari narkoba dan judi online. Ini adalah investasi masa depan Kota Medan,” tegasnya.

Kadispora Medan juga memastikan Pemerintah Kota Medan terus memperkuat pembangunan sektor olahraga melalui peningkatan sarana dan pembinaan atlet muda berbakat. Ia menyebut, pembinaan olahraga sejak usia dini menjadi langkah strategis melahirkan atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kota Medan di tingkat nasional bahkan internasional. Karena itu, Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dengan kualitas kompetisi lebih besar.

Sementara itu, Ketua KONI Medan Aswindy Fachrizal memberikan apresiasi tinggi terhadap suksesnya turnamen yang berlangsung selama lebih dari 45 hari tersebut. Menurutnya, kejuaraan seperti ini sangat penting untuk menjaring bibit atlet bulutangkis potensial sekaligus memperkuat silaturahmi antar komunitas olahraga di Kota Medan. Bahkan, KONI Medan mendorong pengurus KONI Medan Marelan agar terus berkolaborasi dengan PB Mitra Sporty dalam menghadirkan lebih banyak event olahraga setelah sukses menggelar turnamen bela diri dengan ratusan peserta beberapa waktu lalu.

Sekretaris PB Mitra Sporty Medan, Irfandi, didampingi Ketua Endang Saputra, Ketua Panitia Taufik, dan Wakil Ketua Arif Insani, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Medan, KONI Kota Medan, pemerintah kecamatan hingga kelurahan atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen. Kompetisi yang dimulai sejak 1 April 2026 ini diikuti 60 peserta, terdiri dari 44 peserta putra dan 16 peserta putri yang bertanding dalam beberapa kategori. Selain memperebutkan trofi dan uang pembinaan, panitia juga memberikan hadiah hiburan dan sembako kepada peserta non-juara sebagai bentuk penghargaan atas semangat sportivitas.

Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan 2026 bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi menjadi simbol gerakan positif membangun generasi muda sehat, produktif, dan berprestasi. Dengan dukungan penuh pemerintah dan KONI, kegiatan olahraga masyarakat diyakini mampu menjadi solusi konkret dalam menekan angka kriminalitas sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online yang belakangan semakin meresahkan masyarakat. (WLB/ RG)